Kendala Pemadaman Karhutla Riau, Api Menjalar di Bawah Tanah Gambut Kampar
TIMES Riau/Tim Manggala Agni ketika masih berjibaku memadamkan kebakaran lahan di Desa Rimbo Panjang, (Foto: ANTARA/HO-Manggala Agni)

Kendala Pemadaman Karhutla Riau, Api Menjalar di Bawah Tanah Gambut Kampar

Tim gabungan Manggala Agni, TNI/Polri, dan BPBD masih berupaya memadamkan 15 hektare lahan terbakar di Desa Rimbo Panjang, Kampar.

TIMES Riau,Jumat 13 Maret 2026, 20:08 WIB
65
A
Antara

PEKANBARUTim gabungan yang terdiri dari Manggala Agni Daops Sumatera IV/Pekanbaru, TNI/Polri, serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) masih terus berupaya menjinakkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Desa Rimbo Panjang, Kabupaten Kampar. Hingga saat ini, area terdampak diperkirakan mencapai 15 hektare.

Koordinator Teknis Pengendalian Karhutla (Dalkarhut) Seksi Wilayah II Balai Dalkarhut Wilayah Sumatera, Edwin Putra, mengungkapkan bahwa proses pemadaman telah memasuki hari keempat. Namun, kondisi geografis lahan gambut menjadi tantangan berat bagi para petugas di lapangan.

"Air harus disuplai terlebih dahulu ke bak penampungan sebelum dapat disemprotkan ke titik api. Selain itu, dominasi bahan bakar permukaan, seperti pakis dan alang-alang membuat api cepat menjalar," terang Edwin di Pekanbaru, Jumat (13/3/2026).

Tantangan Api di Bawah Tanah

Meski tim telah bekerja intensif dari pagi hingga sore hari selama empat hari terakhir, progres pemadaman baru mencakup sekitar satu hektare lebih dari total luas lahan yang terbakar. Edwin menjelaskan bahwa salah satu kesulitan utama adalah karakter api yang merambat di bawah permukaan tanah gambut.

Kondisi ini diperparah oleh faktor cuaca dan minimnya pasokan air di sekitar lokasi kejadian.

"Sumber air juga terbatas. Saat ini hanya mengandalkan kanal dengan kedalaman sekitar 70 sentimeter dan lebar 1,5 meter," ujarnya.

Kecepatan angin yang mencapai 11 km per jam serta cuaca cerah juga memicu api lebih mudah meluas pada lahan yang didominasi semak belukar, akasia, pakis, dan alang-alang tersebut.

Strategi dan Alutsista Pemadaman

Untuk mempercepat proses lokalisir api, tim gabungan mengerahkan berbagai peralatan teknis, di antaranya satu unit mobil Strada, satu unit mesin pompa ZS Power, dua unit pompa jinjing mini strike, dan puluhan meter selang hisap dan selang buang.

Strategi pemadaman dilakukan dengan membagi aliran air ke beberapa jalur. Mesin ZS Power digunakan untuk jalur utama, sementara pompa mini strike dikerahkan untuk mempercepat suplai air langsung ke titik-titik api yang masih aktif.

Hingga berita ini diturunkan, status operasional masih ditetapkan sebagai pemadaman lanjutan. Tim gabungan tetap bersiaga di lokasi guna memastikan sisa bara api di lapisan dalam gambut benar-benar padam dan tidak memicu kebakaran susulan. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Penulis:Antara
|
Editor:Deasy Mayasari

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Riau, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.