Tips Nikmati Hidangan Lebaran Tanpa Gangguan Pencernaan
TIMES Riau/Berbagai hidangan yang disajikan saat lebaran. (FOTO: Freepik)

Tips Nikmati Hidangan Lebaran Tanpa Gangguan Pencernaan

Dokter Syifa Mustika memberikan tips menikmati hidangan Lebaran seperti opor ayam dan rendang tanpa gangguan pencernaan.

TIMES Riau,Selasa 24 Maret 2026, 14:22 WIB
7.1K
M
Miranda Lailatul Fitria (MG)

MALANGBeragam hidangan khas seperti opor ayam, rendang, hingga kue kering dan camilan lainnya menjadi sajian yang hampir tidak pernah absen dalam momentum lebaran. Namun, di balik kelezatannya, makanan yang mengandung santan, gula, dan minyak dapat memicu gangguan kesehatan apabila dikonsumsi secara berlebihan.

Dokter Spesialis Penyakit Dalam Konsultan Saluran Cerna dan Hati Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya, Dr. dr. Syifa Mustika mengatakan, masyarakat tetap dapat menikmati hidangan Lebaran tanpa harus sepenuhnya menghindarinya. Kuncinya adalah mengatur pola makan agar tetap seimbang dan tidak berlebihan.

“Saat lebaran, masyarakat tetap bisa menikmati makanan khas. Namun sebaiknya porsi makan diatur lebih kecil dan diimbangi dengan konsumsi sayur serta buah,” ujarnya.

Menurutnya, salah satu kebiasaan yang perlu dihindari saat lebaran adalah makan berulang kali dalam waktu yang berdekatan. Tradisi silaturahmi dari rumah ke rumah sering membuat seseorang mengonsumsi berbagai makanan dalam waktu singkat tanpa memperhatikan porsi.

Untuk mengatasinya, masyarakat dapat menerapkan metode makan sedikit namun cukup. Dengan cara ini, tubuh tetap mendapatkan asupan energi tanpa harus menerima makanan dalam jumlah berlebihan.

Selain itu, ada beberapa langkah sederhana agar masyarakat tetap dapat menikmati hidangan lebaran dengan lebih sehat. Salah satunya adalah tidak datang bersilaturahmi dalam kondisi perut sangat lapar.

Ketika seseorang datang dalam kondisi lapar, keinginan untuk makan dalam jumlah besar cenderung meningkat. Hal ini berisiko menyebabkan konsumsi makanan berlebihan dalam satu waktu.

Dokter Syifa juga menyarankan masyarakat untuk membatasi konsumsi kue kering dan minuman manis yang biasanya banyak tersedia saat lebaran. Sebagai gantinya, memperbanyak konsumsi air putih dapat membantu menjaga keseimbangan cairan tubuh.

“Selain itu, tetap lakukan aktivitas fisik ringan seperti berjalan kaki setelah makan agar proses pencernaan lebih baik,” jelasnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya mengatur jarak waktu antar makan. Memberi jeda waktu yang cukup membantu tubuh memproses makanan secara optimal sebelum menerima asupan berikutnya.

Lebih lanjut, dokerer Syifa menjelaskan bahwa makanan yang tinggi santan dan lemak umumnya membutuhkan waktu lebih lama untuk dicerna oleh tubuh. Kondisi ini dapat menimbulkan beberapa keluhan pada sistem pencernaan, seperti rasa begah, kembung, mual, hingga nyeri ulu hati.

Pada orang dengan riwayat gangguan lambung, makanan seperti ini juga dapat memicu kekambuhan penyakit, seperti Gastroesophageal Reflux Disease atau gangguan pencernaan lainnya. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Penulis:Miranda Lailatul Fitria (MG)
|
Editor:Imadudin Muhammad

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Riau, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.