https://riau.times.co.id/
Ekonomi

Pemerintah Siapkan KUR Pertanian Rp300 Triliun pada 2026, Dorong Produksi dan Ketahanan Pangan

Selasa, 13 Januari 2026 - 15:28
Pemerintah Siapkan KUR Pertanian Rp300 Triliun pada 2026, Dorong Produksi dan Ketahanan Pangan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto (FOTO: ekon.go.id)

TIMES RIAU, JAKARTA – Pemerintah meningkatkan dukungan pembiayaan sektor pertanian dengan menyiapkan plafon Kredit Usaha Rakyat (KUR) pertanian sebesar Rp300 triliun pada 2026. Langkah ini dinilai menjadi strategi utama untuk memperkuat produksi pangan sekaligus menjaga ketahanan pangan nasional secara berkelanjutan.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, kebijakan tersebut menunjukkan keseriusan pemerintah dalam memperluas akses permodalan bagi petani dan pelaku usaha tani. Menurutnya, pembiayaan menjadi salah satu faktor kunci untuk menjaga stabilitas produksi pangan nasional.

“Pemerintah terus mendorong pembiayaan melalui KUR untuk pertanian. Tahun ini kita siapkan plafon Rp300 triliun,” kata Airlangga dalam acara Road to Jakarta Food Security Summit di Jakarta, Selasa.

Airlangga menjelaskan, pada 2025 lalu penyaluran KUR khusus sektor pertanian tercatat mencapai Rp102 triliun. Angka tersebut dinilai cukup signifikan, namun pemerintah menilai masih perlu ditingkatkan agar dorongan terhadap sektor hulu hingga hilir pertanian semakin kuat.

Ia menegaskan, plafon KUR pertanian bersifat fleksibel dan dapat dinaikkan sesuai kebutuhan di lapangan. Pemerintah tidak memberikan pembatasan sektor selama pembiayaan tersebut bersifat produktif, tepat sasaran, dan berkontribusi langsung terhadap peningkatan produksi pangan.

“Untuk pertanian, plafonnya bisa kita naikkan. Tidak ada pembatasan, dan KUR ini harus terus dijaga agar benar-benar mendorong produktivitas,” ujarnya.

Lebih lanjut, Airlangga mengungkapkan bahwa capaian ketahanan pangan nasional sepanjang 2025 menunjukkan tren yang membaik. Produksi beras nasional tercatat mencapai 34,71 juta ton, sementara produksi jagung berada di kisaran 16 juta ton. Capaian ini dinilai menjadi fondasi kuat bagi keberlanjutan swasembada pangan.

“Produksi beras kita mencapai 34,71 juta ton dan jagung sekitar 16 juta ton. Ini capaian yang patut disyukuri,” kata Airlangga.

Pemerintah, lanjutnya, berkomitmen menjaga realisasi KUR pertanian agar terus tumbuh, sekaligus memastikan stabilitas harga pangan dan peningkatan kesejahteraan petani melalui kebijakan pembiayaan yang adaptif.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto secara resmi mengumumkan Indonesia telah mencapai swasembada pangan, khususnya beras, pada 2025. Pengumuman itu disampaikan saat menghadiri panen raya di Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Rabu (7/1).

Dalam kesempatan tersebut, Presiden Prabowo menyatakan rasa bangga atas pencapaian swasembada pangan yang dinilai sebagai tonggak penting dalam memperkuat kemandirian ekonomi nasional dan memastikan ketahanan pangan bagi seluruh rakyat Indonesia. (*)

Pewarta : Imadudin Muhammad
Editor : Imadudin Muhammad
Tags

Berita Terbaru

icon TIMES Riau just now

Welcome to TIMES Riau

TIMES Riau is a PWA ready Mobile UI Kit Template. Great way to start your mobile websites and pwa projects.